A1News.id, | Makassar | 20 April 2026 — Kejuaraan Karate Daerah (Kejurda) se-Sulawesi Selatan yang digelar di GOR Universitas Hasanuddin pada 16–19 April 2026 melahirkan sejumlah atlet berprestasi. Salah satunya, Muh. Abit, siswa SDN 65 Bua, yang berhasil meraih juara 1 pada open komite festival kelas +35 putra.
Abit tampil mewakili Karate-Do Gojukai Indonesia Cabang Kabupaten Luwu melalui klub Bua Karate Fighter (BKF). Di bawah asuhan Shidoin Annur Hallidi dan pelatih Senpai Mardiansyah, Abit mampu menunjukkan performa konsisten hingga meraih podium tertinggi di tingkat provinsi.
Kepala SDN 65 Bua, Mastura, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Abit menjadi bukti bahwa kerja keras dan disiplin memberikan hasil nyata. “Kami dari pihak sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain. “Semoga ke depan lahir lebih banyak atlet muda dari Kabupaten Luwu yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Dari sisi keluarga, orang tua Muh. Abit, Arbi Arsyad, S.H., turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih anaknya. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan Abit.
“Kami merasa bangga atas prestasi yang diraih anak kami dalam Kejurda ini hingga meraih juara 1.
Kami juga berterima kasih atas didikan dan dukungan dari kepala sekolah, para guru, serta pelatih yang telah membimbing hingga Abit bisa menjadi atlet dan mencapai prestasi yang kami banggakan,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih Senpai Mardiansyah menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan klub olahraga dalam pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, dukungan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam pengembangan potensi atlet.
“Kami berharap perhatian dari pemerintah daerah dan masyarakat semakin meningkat, sehingga atlet-atlet muda memiliki fasilitas dan wadah pembinaan yang memadai,” katanya.
Keberhasilan Muh. Abit di ajang Kejurda ini menjadi salah satu indikator berkembangnya pembinaan olahraga karate di Kabupaten Luwu, sekaligus mempertegas potensi daerah dalam mencetak atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.








