Notification

×

BENNER UP

ADS

SMAN 1 Palopo Gelar MPLS 2026/2027, Ridwan Syam Tekankan Disiplin, Anti-Bullying dan Bahaya Narkoba

15 Juli 2026 | 21.14 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T14:16:16Z

 


A1News.id  | PALOPO | — SMAN 1 Palopo resmi mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti sekitar 396 peserta didik baru. 


Mengusung tema "Rise Like a Star, Lead Like a Galaxy", kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter sebagai generasi yang berprestasi dan berintegritas.


Pembukaan MPLS dihadiri langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah XI, Ridwan Syam, S.Sos., M.M., yang memberikan pembekalan kepada seluruh peserta didik baru.


Dalam arahannya, Ridwan Syam menegaskan pentingnya menjaga nama baik SMAN 1 Palopo sebagai salah satu sekolah unggulan dan percontohan di Kota Palopo. 


Ia mengajak seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan saling menghargai.Menurutnya, seluruh siswa harus menjauhi berbagai bentuk perilaku negatif, terutama perundungan (bullying) maupun tindakan saling menghina yang dapat merusak suasana belajar.


"Sekolah ini adalah sekolah pilihan. Jika di pikiran kita sekolah ini bagus, maka kita juga harus menimba ilmu dengan bagus serta mampu bekerja sama dan bergotong royong dengan teman-teman," ujar Ridwan Syam.


Ia menilai tema MPLS tahun ini menjadi pengingat bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk bersinar melalui prestasi dan karakter, sebelum kelak menjadi pemimpin di masa depan.


Selain membangun karakter positif, Ridwan Syam juga memberikan peringatan keras terkait penyalah gunaan narkoba di kalangan pelajar. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap siswa yang terlibat penyalahgunaan narkotika.


Tak hanya itu, perilaku merokok di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian serius. Ia meminta pihak sekolah menerapkan aturan secara tegas terhadap siswa yang melanggar tata tertib tanpa membedakan siapa pun.


Ridwan syam mengibaratkan tata tertib sekolah sebagai rel kereta api. Menurutnya, sebagaimana kereta akan keluar jalur dan mengalami kecelakaan jika meninggalkan rel, demikian pula siswa yang mengabaikan aturan berpotensi terjerumus ke dalam perilaku yang merugikan masa depannya.


Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Syam juga mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase yang penuh tantangan. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.


Ia mendorong para peserta didik agar tidak ragu berkonsultasi dengan wali kelas maupun guru Bimbingan dan Konseling (BK) apabila mengalami permasalahan, baik yang berkaitan dengan proses belajar maupun persoalan pribadi di lingkungan keluarga.


Menurutnya, komunikasi yang baik antara siswa dan pihak sekolah akan membantu menciptakan solusi tanpa mengganggu proses pendidikan.


Menutup arahannya, Ridwan Syam mengingatkan para siswa agar menghargai perjuangan orang tua yang telah bekerja keras demi pendidikan anak-anaknya. Ia berharap kepercayaan tersebut dibalas dengan prestasi, kedisiplinan, dan semangat belajar.


Di era digital saat ini, kata dia, pelajar dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kompetensi akademik, menguasai sains, serta memiliki karakter yang kuat.


Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027, SMAN 1 Palopo diharapkan terus melahirkan generasi emas yang unggul, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk menghadapi tantangan masa depan