Notification

×

Iklan tengah atas

Benner Up / infotorial

Kodim 1403/Palopo dan BNN Perkuat P4GN, 60 Personel Jalani Tes Urine

2 September 2026 | 15.07 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-02T07:09:50Z

 



A1News.id  | PALOPO | — Komando Distrik Militer (Kodim) 1403/Palopo memperkuat komitmennya dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).


Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Kodim 1403/Palopo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo di Aula Makodim 1403/Palopo, Rabu (2/9/2026).


Kegiatan diikuti oleh prajurit Kodim 1403/Palopo. Selain menerima penyuluhan mengenai bahaya narkoba, sebanyak 60 personel juga menjalani tes urine secara acak sebagai bagian dari komitmen internal mewujudkan lingkungan TNI yang bersih dari narkoba.


Kasdim 1403/Palopo, Mayor Inf. Much Sukardi, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa narkoba merupakan salah satu musuh negara yang harus dilawan secara bersama-sama.


Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap individu, tetapi juga dapat mengancam masa depan generasi muda dan bangsa.


“Narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tapi juga merusak masa depan bangsa. Kodim 1403/Palopo berkomitmen bersinergi dengan BNN untuk melakukan pencegahan sejak dini. Kita harus bersih dari narkoba, mulai dari keluarga, satuan, hingga lingkungan masyarakat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala BNN Kota Palopo yang diwakili Penata Pemberantasan Narkoba, Aiptu Suriansa, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.


Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, serta konsekuensi hukum. Materi juga mencakup perkembangan modus peredaran narkoba yang perlu diwaspadai di Kota Palopo.


Aiptu Suriansa menekankan pentingnya sinergi antara BNN, TNI, Polri dan masyarakat dalam melakukan pencegahan serta deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika.


“Kita tidak bisa kerja sendiri. Perlu peran TNI di kewilayahan untuk membantu BNN melakukan deteksi dini dan penyuluhan. Jika ada yang tahu peredaran, segera laporkan. Pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi, pengedar adalah penjahat yang harus ditindak,” jelasnya.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama peserta, penandatanganan deklarasi “Kodim 1403/Palopo Bersih Narkoba”, serta pelaksanaan tes urine acak terhadap 60 personel TNI.


Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., melalui Kasdim 1403/Palopo juga menginstruksikan kepada seluruh Danramil jajaran untuk menggelar kegiatan serupa di wilayah binaan masing-masing dengan melibatkan Polsek dan pemerintah kelurahan.


Ia menekankan agar Babinsa berperan aktif dalam melakukan deteksi dini dan membangun koordinasi dengan instansi terkait apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di wilayah binaannya.


“Babinsa harus jadi garda terdepan. Kenali wilayahnya, kenali warganya. Kalau ada yang mencurigakan, segera koordinasi dengan BNN dan Polri,” pungkasnya.


Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama serta pembagian brosur dan leaflet berisi informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para peserta.