Notification

×

BENNER UP

ADS

Jelang Tahun Ajaran 2026/2027, PMDS Palopo Evaluasi Kinerja dan Tingkatkan Kualitas Pembinaan Santri

10 Juli 2026 | 09.17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-12T01:23:55Z

 


A1News.id | PALOPO | — Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan, kepala satuan pendidikan, pembina, serta panitia penerimaan santri baru sebagai langkah memantapkan persiapan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027.


Rapat berlangsung pada Jumat (10/7/2026) pukul 15.30 Wita di Ruang Rapat Lantai 2 PMDS Putri.


 Pertemuan tersebut membahas kesiapan pembukaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar, sekaligus mengevaluasi berbagai aspek yang dinilai perlu ditingkatkan demi mendukung mutu pendidikan di lingkungan pesantren.


Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo, Dr. K.H. Syarifuddin Daud, M.A., dalam arahannya menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus, tenaga pendidik, pembina, hingga petugas keamanan (satpam). 


Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PMDS.


Ia mengapresiasi perkembangan positif yang telah dicapai pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang memerlukan pembenahan agar proses pendidikan dan pembinaan santri dapat berjalan lebih optimal.


Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah penataan area parkir. Orang tua santri diimbau tidak lagi memarkir kendaraan di badan jalan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. 


Seluruh kendaraan diharapkan masuk ke area pondok, yang ke depan akan didukung dengan pembangunan kanopi parkir untuk meningkatkan kenyamanan.


Dalam evaluasi terhadap petugas keamanan, Ketua Yayasan meminta seluruh satpam meningkatkan kedisiplinan, aktif mengatur ketertiban lingkungan, mendampingi pelaksanaan upacara, serta memberikan pelayanan yang ramah kepada tamu maupun orang tua santri. 


Koordinasi antar petugas, khususnya di lingkungan MI dan MTs, juga diminta semakin diperkuat.


Pada bidang pembinaan santri, pengaturan jadwal olahraga turut menjadi perhatian agar tidak mengganggu target hafalan Al-Qur'an maupun jam belajar. 


Kegiatan olahraga hanya diperbolehkan sesuai jadwal resmi yang ditetapkan guru olahraga dengan tetap mengedepankan disiplin waktu.


Sementara itu, di lingkungan Pondok Putri, sistem penerimaan paket untuk santri diperketat. Seluruh paket diwajibkan melalui pos piket sebelum diserahkan kepada santri sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan pengawasan di lingkungan asrama.


Aspek kebersihan lingkungan juga menjadi fokus evaluasi. Pengelolaan Masjid Putra mendapat apresiasi karena dinilai bersih dan tertata. 


Sebaliknya, pengelola Masjid Putri diminta meningkatkan kebersihan hingga ke sudut-sudut ruangan, memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan, seperti keran air, serta menjaga kerapian peralatan kebersihan.


Dr. K.H. Syarifuddin Daud juga mengingatkan seluruh pembina asrama agar menjadi teladan bagi santri, terutama dalam pelaksanaan salat berjamaah tepat waktu. 


Para pembina diharapkan terus memberikan motivasi sehingga terbentuk karakter santri yang disiplin, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.



Selain itu, pembagian tugas pembina tahfiz kembali ditegaskan agar proses pembinaan hafalan Al-Qur'an dapat berjalan lebih efektif. 


Seluruh santri juga diimbau menjaga fasilitas pondok dengan tidak melakukan aksi vandalisme, seperti mencoret dinding, lemari, maupun sarana lainnya, serta menjaga kebersihan kamar mandi, tempat wudhu, dan lingkungan asrama.


Menutup arahannya, Dr. K.H. Syarifuddin Daud berharap seluruh pengurus, guru, pembina, dan tenaga kependidikan terus meningkatkan semangat pengabdian serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab guna memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo.