A1News.id | MASAMBA – Upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan pelaku usaha mikro dalam mengelola bisnis terus dilakukan. Pada hari Kamis, 9 April 2026, bertempat di Kantor Camat Mappidecceng, telah berlangsung kegiatan pelatihan strategi usaha perdagangan dengan fokus utama pada manajemen stok barang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim PKSS, Kepala Unit Mekaar, serta 35 orang nasabah Mekaar yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh pemateri dan fasilitator, Muflihana dan Muh. Al fikri.
Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa manajemen stok yang efektif merupakan fondasi penting agar usaha dapat terus berkembang dan modal dapat berputar dengan lancar.
Ada beberapa strategi utama yang disampaikan agar barang dagangan tidak menumpuk atau menjadi "stok mati", antara lain:
1. Hindari Kelebihan Stok: Pembelian barang dilakukan secukupnya sesuai permintaan pasar agar tidak menghabiskan modal dan ruang penyimpanan.
2. Prioritaskan Barang Cepat Laku: Fokus pada produk yang sudah terbukti diminati dan memiliki perputaran penjualan yang cepat.
3. Cek Stok Secara Rutin: Melakukan kontrol secara berkala untuk mengevaluasi barang mana yang laku dan mana yang mulai menumpuk.
4. Cegah Barang Mati: Segera lakukan strategi khusus seperti promosi untuk barang yang sudah lama tersimpan agar tidak kedaluwarsa dan modal bisa kembali.
- Uang kembali lebih cepat untuk diputar kembali.
- Risiko kerugian akibat barang tidak laku dapat diminimalisir.
- Keuntungan usaha menjadi lebih konsisten dan berkelanjutan.
Selain manajemen stok, materi pelatihan juga mencakup pentingnya pencatatan keuangan yang sederhana namun konsisten, strategi promosi efektif dengan modal minim, serta pengelolaan piutang atau utang pelanggan secara profesional dan aman.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh ilmu yang didapat dapat langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.











