A1News.id | PALOPO | 8/10/2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, bantuan pendidikan berupa beasiswa disalurkan kepada enam siswa jenjang SMA dan SMK di Kota Palopo dan Kabupaten Luwu, Kamis (8/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Sekretaris UPZ BAZNAS Pemprov Sulawesi Selatan, Dr. M. Rusdi, S.Si., M.Si., bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI, Ridwan Syam, S.Sos., M.M., kepada para siswa penerima manfaat.
Program bantuan pendidikan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ini ditujukan kepada pelajar yang telah melalui proses verifikasi dengan mempertimbangkan prestasi dan kondisi ekonomi keluarga.
Dalam sambutannya, Dr. M. Rusdi berpesan agar para penerima beasiswa memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk menunjang proses belajar, meningkatkan prestasi, serta mewujudkan cita-cita mereka.
“Beasiswa ini adalah bukti nyata siklus kebaikan: dari umat kembali ke umat, dari para muzaki yang telah beramal, kini sampai ke tangan kalian sebagai mustahik yang berhak,” ujar Dr. Rusdi.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak sekadar berupa materi, tetapi juga mengandung amanah dan harapan besar dari masyarakat yang telah menyalurkan zakatnya melalui UPZ BAZNAS.
Menurutnya, para siswa diharapkan menjadikan bantuan tersebut sebagai penyemangat untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Semoga beasiswa ini menjadi pendorong semangat belajar, sehingga para siswa dapat terus berprestasi, kelak menjadi orang yang sukses, dan pada akhirnya bisa ikut berkontribusi membantu sesama,” tambahnya.
Adapun tiga siswa penerima bantuan dari Kota Palopo, yakni:
1. Rehan, siswa SMKN 6 Palopo.
2. Andi Afdillah Faisal, siswa SMKN 2 Palopo.
3. Muh. Aldiansyah, siswa SMAN 5 Palopo.
Sementara itu, tiga penerima bantuan dari Kabupaten Luwu, yakni:
1. Alfiano Zahresa Putra, siswa SMKN 9 Luwu.
2. Saikul, siswa SMAN 4 Luwu.
3. Aldo, siswa SMAN 11 Luwu.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah dan menunjang keperluan belajar para siswa. Dengan dukungan ini, mereka diharapkan dapat mengikuti proses pendidikan dengan lebih baik tanpa menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai penghalang untuk berprestasi.
Mewakili para penerima bantuan, Muh. Aldiansyah, siswa SMAN 5 Palopo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel, serta tim UPZ BAZNAS atas perhatian yang diberikan kepada para pelajar.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel serta seluruh tim UPZ BAZNAS Pemprov Sulsel atas perhatian yang luar biasa ini.
Bantuan yang kami terima sangat berarti dan membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sehari-hari. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berprestasi, dan suatu saat bisa membalas kebaikan ini dengan menjadi anak-anak yang sukses dan membanggakan,” ungkapnya.
Dalam pesan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Dukungan kepada pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu diharapkan dapat memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Selatan.
“Harapan kami, bantuan ini benar-benar dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak kita. Semoga semangat belajar mereka semakin meningkat, prestasi terus berkembang, dan kelak menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, serta mampu membawa perubahan positif bagi daerah,” demikian pesan Gubernur Sulsel.
Penyaluran beasiswa melalui UPZ BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan ini diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan para siswa saat ini, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian sosial.
Melalui pengelolaan zakat yang disalurkan kepada penerima yang berhak, program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, mandiri, dan kelak mampu meneruskan siklus kebaikan dengan membantu masyarakat yang membutuhkan.


