A1News.id | Palopo | Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo dengan mengunjungi sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Dr. Ratulangi, Kota Palopo, Jumat 19/6/2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah.
Korban kebakaran diketahui merupakan alumni Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo, yakni Ritawati Idrus dan Andi Baso Laluasa. Ikatan keluarga ini dengan lingkungan pesantren masih terjalin erat karena ketiga putri mereka saat ini masih aktif menempuh pendidikan di Pesantren Modern Datok Sulaiman Putri.
Ketiga santriwati tersebut masing-masing adalah Andi Jasmin yang duduk di kelas VIII, Andi Zahrah Ratu kelas IX, dan Andi Batari Puri kelas XII.
Kunjungan kemanusiaan ini menjadi bentuk perhatian pesantren yang tidak hanya hadir bagi para alumni, tetapi juga terus mendampingi keluarga besar pendidikan yang sedang menghadapi cobaan.
Dalam suasana penuh empati, bantuan diserahkan langsung kepada keluarga korban sebagai upaya membantu meringankan beban pascakebakaran sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menjalani aktivitas dan pendidikan.
Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut, perwakilan yayasan H.M. Arfah Syarifuddin, S.Pd.I., M.Pd selaku Pimpinan Kampus Pesantren Modern Datok Sulaiman Bagian Putri. Hadir pula Ustazah Asmaul Husna selaku penanggung jawab tahfidz serta Ayu Diah Pratiwi selaku pembina OSIS.
Dalam kesempatan itu, H.M. Arfah Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling menguatkan yang terus ditanamkan di lingkungan pesantren.
“Pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah bagi keluarga besar yang selalu hadir untuk saling membantu dan menguatkan dalam setiap keadaan,” ujarnya.
Melalui bantuan yang diberikan, diharapkan kebutuhan keluarga korban dapat terbantu dan menjadi penyemangat bagi ketiga santriwati untuk tetap melanjutkan pendidikan di tengah ujian yang sedang dihadapi.








