A1News.id, |Luwu| 8 April 2026 — Pelatihan peningkatan kapasitas usaha bagi nasabah Mekaar kembali digelar di Kantor Camat Larompong. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Larompong, tim PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), Kepala Unit Mekaar, serta 35 nasabah Mekaar.
Pelatihan kali ini mengangkat tema “Manajemen Stok agar Dagangan Tidak Mati”, yang berfokus pada strategi pengelolaan persediaan barang secara efektif guna menjaga kelangsungan usaha mikro.
Dalam kegiatan tersebut, dua pemateri, Adrian Utaryo dan Nurul Safitri Maksum, memberikan pemahaman komprehensif terkait pentingnya manajemen stok dalam menjaga arus kas dan meningkatkan keuntungan usaha.
Keduanya menekankan bahwa pengelolaan stok yang tidak tepat dapat menyebabkan penumpukan barang hingga berujung pada stok mati yang merugikan pelaku usaha.
Peserta diberikan materi mengenai cara menghindari kelebihan stok yang dapat menghabiskan modal dan ruang penyimpanan.
Selain itu, pemateri juga menjelaskan pentingnya memastikan setiap produk memiliki perputaran yang baik di pasar agar tetap menghasilkan nilai ekonomi.
Konsep perputaran barang menjadi salah satu poin utama dalam pelatihan. Perputaran yang cepat dinilai mampu mempercepat kembalinya modal sehingga dapat kembali diputar untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Para peserta juga didorong untuk lebih selektif dalam memilih produk, dengan memprioritaskan barang yang telah terbukti diminati konsumen.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan langkah-langkah sederhana seperti melakukan pencatatan stok secara rutin, mengevaluasi barang yang lambat terjual, serta menyusun strategi promosi untuk menghabiskan stok lama.
Selain itu, pembelian barang dalam jumlah besar tanpa analisis pasar juga diingatkan sebagai risiko yang perlu dihindari.
Camat larompong dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola stok secara efektif.
Pihak PKSS selaku pendamping program juga menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung nasabah Mekaar agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para nasabah dapat menerapkan strategi manajemen stok dengan baik, sehingga dagangan tetap bergerak, modal terus berputar, dan risiko kerugian akibat stok mati dapat diminimalkan.









